Selasa, 21 September 2010

riDo uCapn-mu rido aLLah bUnda

Ada sebuah kiSah yaitu : sEoran9 pEmuda menEmui RasuluLLah dan br'kaTa, 'Wahai RasuL, ayah sya kini teLah tiada, sedangkan ibu saya sudah tua. Kalau makan, saya haluskan dulu makanan-nya kemudian sya Letakkn makanan itu k dalam muLut'y, tak ubah'y anAk kEciL. Sya Letakkn beLiau dLm ayun'n kain sEperti bayi & setelah itu sya mengayun'y sAMpe tr'tidur.'

Mendengar penuturn RasuLuLLah menEteskn AIR MATA seraya mengatakn, 'WAHAI ANAK MUDA", engkau teLah mendapatkn keberhasiLn y9 sangad Layak karena EngkAo mEmoHon kpDa ALLAH d9n HATI yang bersih & niat y9 tuLus & ALLAH teLah mengabuLkn doamu.'

Anak muda itu bertanya, 'Wahai Nabi, apakah sya sudah dpat menggantikn jerih payah IBU sya?'

RasuLuLLah ShaLaLLahu ALaihi Wa SaLam Bersabda, 'En9kao takkan pernah bisa men99antikn semua jerih payahnya bahkn satu rintihan di antara rintihan-rintihannya pDa saat meLahirkan. Didunia ini tidak ada yang bisa bekerja keras y9 meLebihi dari y9 diLakukn oLh seorang ibu.' (HR. Muslim).

Saodara y9 berbahagia, ItuLah sebab-nya men9hormati IBU aDLh sebuah kewajiban/keharusan. Rintihan IBU ketika meLahirkn diri kita, rintihan ibu di kala maLam tiba & br'rmunajat untuk anak-nya akn s'LaLu diden9arkn oLh ALLAH SWT. Kesuksesan seorang anak berarti munajat y9 didipanjatkan ibu. Mari kita muliakan Ibu y9 setiap rintihan-nya tak akn pernah kita sanggup untuk menggantikannya.
karena rido ALLAH SWT adLh rido-nya orang tua,,& maka j9n pernah brfikir menyakitkn hati ibu ato
men99oreskn hati-nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar